INOVASI KELOMPOK ASMAN TOGA TEMULAWAK SIDOARJO MENDAPAT APRESIASI TIM PENILAI PROVINSI JAWA TIMUR

2022-07-10 17:02:03 || Sudah dibaca sebanyak : 108X

Berbagai inovasi kelompok Asuhan Mandiri (ASMAN) Pemanfaatan Taman Obat Keluarga (TOGA) dan Akupresur Temulawak mendapat apresiasi dari Tim Penilai Provinsi saat melakukan verifikasi lapangan ke Desa Singopadu, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (07/07/2022).

Kegiatan verifikasi lapangan ini merupakan tindak lanjut dari penilaian administratif Kelompok ASMAN TOGA dan Akupresur Kategori Pedesaaan tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pada tanggal 7 Juni 2022. Kegiatan tersebut dilakukan di enam kabupaten, salah satunya adalah kabupaten Sidoarjo.

Salah satu program inovasi yang mendapat apresiasi Tim Penilai adalah program Temu Hati (Asman Temulawak Peduli Hipertensi). Program inovasi tersebut muncul karena banyaknya penderita hipertensi yang ditemukan dari hasil survey PIS-PK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga).

Selain itu, adapula program Gertak Tato atau Gerakan Serentak Penanaman TOGA di halaman rumah seluruh warga dan di setiap jalan serta pengadaan TOGA di tiap wilayah RT/RW. Selanjutnya ada program Telaga atau Tempat Pengenalan TOGA. Melalui program tersebut TOGA yang ada menjadi sarana edukasi pemanfaatan TOGA bagi generasi muda dan anak sekolah. Program lainnya adalah Jagadaus atau Jualan Olahan Toga Dapat Fulus.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur selaku Ketua Tim Penilai, dr. Ninis Herlina Kiranasari menjelaskan bahwa tujuan Penilaian Kelompok ASMAN TOGA dan Akupresur ini tidak hanya sekedar lomba saja, namun yang paling utama adalah untuk memotivasi dan memberdayakan masyarakat agar hidup sehat, salah satu upayanya melalui pemberdayaan pelayanan kesehatan tradisional dengan pemanfaatan TOGA dan akupresur.

“Melalui penilaian ini diharapkan mampu mendorong dan mewujudkan masyarakat sehat secara mandiri melalui pemanfaatan TOGA dan Akupresur yang sesuai dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.” terang dr. Ninis

 

 

#jatimsehat

#dinkesjatim

#penilaianasmantogadanakupresur

@khofifah.ip @dinkes_sidoarjo @pemkabsidoarjo

LAKIP


CACAK