Kunjungan P4KTE ke Pengobatan Ningsih Tinampi

2020-02-10 07:31:11 || Sudah dibaca sebanyak : 394X

Menindaklanjuti hasil kunjungan lapangan Tim Pembinaan Pengawasan Pengendalian Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris (P4KTE) Provinsi Jawa Timur ke pengobatan Ningsih Tinampi di Desa Karang Jati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan Jawa Timur, Rabu (05/02), Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Herlin Ferliana, M.Kes menjelaskan bahwa pengobatan Ningsih Tinampi tidak termasuk kategori pelayanan kesehatan.

Dalam dunia pengobatan, terdapat dua bentuk pelayanan kesehatan, yaitu pelayanan kesehatan konvensional dan tradisional.

Pelayanan kesehatan konvensional merupakan pelayanan kesehatan dengan metode pengobatan dan tindakan medis yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Sedangkan pengobatan tradisional merupakan pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan metode ramuan dan ketrampilan (pijat, akupresur, akupuntur dsb) yang keilmuannya didapatkan secara turun temurun dan bisa dibuktikan minimal secara empiris tidak melanggar norma yang berlaku di masyarakat, tidak berbau mistik, klenik dan supranatural.

 

"Pelayanan kesehatan konvensional maupun tradisional sama-sama memiliki organisasi profesi, standar pelayanan dan kode etik. Sedangkan pengobatan Ningsih Tinampi tidak masuk ke dalam dua kategori pelayanan kesehatan tersebut." terang dr. Herlin

Sehingga ia menghimbau agar masyarakat bisa lebih bijaksana dalam memilih pengobatan dalam penyembuhan penyakitnya.

Tim P4KTE, yang terdiri dari Dinkes Jatim, Kejaksaan Tinggi Jatim, Polda Jatim, Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jatim, KPID Jatim, Disnaker Jatim, Diskominfo Jatim, Satpol PP Jatim, Persatuan Pengusaha Periklanan Jawa Timur (P3I), Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobat Tradisional (SP3T), Dinkes Kabupaten Pasuruan, dan stakeholder terkait lainnya sepakat bahwa pengobatan Ningsih Tinampi tidak masuk ke dalam ranah kesehatan, melainkan masuk ke dalam binaan Tim Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM) Provinsi Jawa Timur yang diketuai oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.