DINKES JATIM SELENGGARAKAN KAMPANYE AKU BANGGA AKU TAHU

2014-10-04 01:55:43 || Sudah dibaca sebanyak : 1060X

KURANGI PENULARAN HIV AIDS

DINKES JATIM SELENGGARAKAN KAMPANYE “AKU BANGGA AKU TAHU  (ABAT)”

Kediri ( 28/09/2014)

     Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur, Minggu (28/9) melakukan road show kampanye Aku Bangga Aku Tahu (ABAT) untuk mengurangi angka penularan HIV/AIDS di Jawa Timur. Kali ini kegiatan tersebut digelar di halaman Dinas Kesehatan Kota Kediri. Sekitar 500 pelajar dari SMA/SMK dan SMP Kota Kediri ikut memeriahkan kampanye ABAT yang digelar Dinkes Provinsi Jatim tersebut.

                Kepala Seksi Promosi Kesehatan, drg Vitria Dewi, M.Kes mengatakan sosialisasi ini merupakan Progam Pemerintah.  Kegiatan ini mulai digelar sekitar 3 tahun lalu untuk memberikan pengenalan pencegahan HIV/AIDS, Kampanye ABAT ini diadakan dalam rangka memberikan pendidikan dan pengetahuan yang komprehensif tentang HIV/AIDS kepada para pelajar terutama pada umur 15 sampai 24 tahun. Serta diharapkan nantinya dapat mengurangi angka penularan HIV/AIDS. Kegiatan kampanye ABAT ini sudah dilakukan di berbagai  titik di wilayah Provinsi Jatim, serta juga bekerja sama dengan Dinas terkait seperti Dinas Pendidikan dengan sasaran pelajar SMA/SMK dan SMP. Tak hanya itu, Dinkes Provinsi Jatim menggelar kampanye ABAT sesuai kondisi di setiap daerah. Hal ini dilakukan agar kampanye tersebut dapat mengena langsung pada sasaran. “Kita lakukan sosialisasi ini dengan cara berbeda, tidak hanya sekedar sosialisasi yang justru tidak mengena pada umumnya, dengan cara mengikuti gaya di setiap daerah, kita ikuti dan dalam setiap acara kita sisipkan materi ABAT yang bertujuan memberikan informasi tentang HIV/AIDS,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut para siswa yang mengikuti terlihat sangat antusias karena materi yang disampaikan dalam sosialisasi Aku Bangga Aku Tahu (ABAT) oleh narasumber dari Dinkes Provinsi dalam bentuk diskusi interaktif dengan penyampaian informasi seputar HIV/AIDS.
Kampanye yang dilakukan di Kota Kediri ini sendiri dilakukan pada segmentasi umur 15 sampai 24 tahun yang dikhususkan pada kalangan pelajar. Pasalnya, berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) pada tahun 2010 tingkat pengetahuan tentang HIV/AIDS baru mencapai 16,8 persen. Oleh karena itu, angka yang masih jauh dari target tersebut diharapkan pada tahun 2014 ini bisa mencapai 95 persen.

Selama ini, demi mensosialisasikan pengetahuan tentang HIV/AIDS, Dinkes Provinsi Jatim sendiri sudah melakukan road show ABAT di Kabupaten Jember, Sidoarjo, Malang, dan Kota Kediri. Masih kata drg Vitri Dewi yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut, kampanye ABAT menjelaskan mengenai HIV/AIDS, serta bagaimana bentuk penularan serta pencegahannya. Dari kegiatan yang dilaksanakan ini diharapkan para siswa mengetahui informasi HIV/AIDS serta mempunyai rasa empati kepada penderita HIV/AIDS, serta memiliki tujuan menurunkan angka kesakitan dan kematian HIV/AIDS. (Humas Dinkes Prov Jatim)

LAKIP


CACAK