Sinkronisasi dan Koordinasi Desa Siaga

2021-03-24 11:18:14 || Sudah dibaca sebanyak : 993X

SINKRONISASI DAN KOORDINASI PERAN DESA SIAGA DI PPKM MIKRO

            Dalam upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berskala Mikro (PPKM Mikro) hingga ke tingkat RT/RW. Hal ini sejalan dengan kegiatan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang terdapat di  Desa/Kelurahan Siaga Aktif yaitu masyarakat mampu melakukan surveilans berbasis masyarakat. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur melaksanakan rapat sinkronisasi dan koordinasi untuk peningkatan peran serta anggota Pokjanal Desa/Keluarahan Siaga Aktif Provinsi dalam menyukseskan PPKM Mikro di Jawa Timur pada tanggal 17 Maret 2021.

            Pertemuan yang diikuti oleh Anggota Tim Pokjanal Desa/Kelurahan Siaga Aktif yang terdiri dari Lintas Sektor, Ormas dan Lintas Program di Tingkat Provinsi Jawa Timur dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, drg. Vitria Dewi, M,Si dan dipandu oleh Kepala Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Wahyuti Erie Prastiwi, S.KM, M.Kes., dengan narasumber Arinta Cahya Nugraha, SE selaku Mayor Inf TNI AD Komda V Brawijaya,  Meity Jany Manus, S.Sos  selaku Komisaris Polisi  Polda Jatim serta Ir. Heru Suseno, MT selaku Kepala Bidang Pemerintah Desa  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

            drg. Vitria Dewi menyampaikan bahwa Desa/Kelurahan Siaga Aktif dalam pencegahan Covid-19 seluruh komponen masyarakat bergerak dan berupaya secara mandiri menggali potensi yang dimiliki agar berdaya dan mampu berperan serta mencegah penularan Covid-19. Pemberdayaan masyarakat melalui Desa/Kelurahan Siaga Aktif berkolaborasi dengan Kampung Tangguh Sumeru dan Desa Tanggap Covid-19, serta  Dinas PMD dalam dukungan Dana Desa utk mendukung pelaksanaan PPKM Mikro. Sehingga perlu adanya sinergisitas dan sinkronisasi peran serta anggota Pokjanal Desa Siaga untuk menyukseskan PPKM Mikro.

            Meity Jany Manus, S.Sos   menjelaskan bahwa penanggulangan pandemi Covid-19 menjadi tanggungjawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah namun tanpa adanya kerjasama dan partisipasi serta kesadaran dari masyarakat untuk bersama-sama melawan Covid-19, musatahil bencana tersebut dapat segera di atasi. Fokus utama dari Kampung Tangguh Sumeru  yaitu tangguh kesehatan jasmani dan rohani, tangguh sosial ekonomi, tangguh keamanan dan tangguh informasi dan kreativitas.

 

            Upaya dari lintas sektor untuk memutus rantai penularan  Covid-19 melalui Kampung Tangguh Semeru, dan Desa Tanggap Covid-19 dalam pelaksanaan PPKM Mikro akan disinergikan di desa siaga dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat yaitu dukungan anggota forum desa siaga di tingkat desa, kegiatan pendataan zona dan pendataan kasus melalui surveilans berbasis masyarakat utamanya penyakit Covid-19. Anggota pokjanal desa siaga akan mendukung 4 aspek dalam PPKM Mikro  seperti aspek pencegahan, penanganan, pembinaan dan pendukung sesuai tupoksi masing-masing dan bergerak ke jaringan di bawahnya.

 

LAKIP


CACAK