15 Rumah Sakit Sidoarjo dapat ventilator dari Gubernur

2020-09-18 12:51:58 || Sudah dibaca sebanyak : 65X

Maksimalkan Penanganan COVID-19 di Jawa Timur, Gubernur Khofifah Bagikan 26 Ventilator kepada 15 Rumah Sakit

 

Sidoarjo, 16 September 2020

Untuk memaksimalkan penanganan COVID-19 di Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali membagikan ventilator sebanyak 26 buah kepada 15 Rumah Sakit Rujukan COVID-19 yang tersebar di Sidoarjo, Mojokerto dan Pasuruan, bertempat di Pendopo Sidoarjo, Rabu (16/9).

Kelima belas RS tersebut antara lain, RS Islam Siti Hajar Sidoarjo Sidoarjo, RS Mitra Keluarga Waru Sidoarjo, RSU Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Sidoarjo, RSU Anwar Medika Sidoarjo, RSU Citra Medika Sidoarjo, RSU Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong Sidoarjo, RS Aisyiyah Siti Fatimah Sidoarjo, RS Arafah Anwar Medika Sidoarjo, RSU Al-Islam H.M Mawardhi Sidoarjo,RSU Rahman Rahim Sidoarjo, RSUD Prof. dr. Soekandar Kabupaten Mojokerto, RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto, RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan Pasuruan, RSUD Grati Kabupaten Pasuruan, RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan.

Ventilator yang dibagikan kepada lima belas rumah sakit tersebut merupakan bantuan dari United States Agency for International Development (USAID) yang diberikan melalui Kemenkes RI. Total bantuan yang diberikan kepada Pemprov Jatim sejumlah 210 buah ventilator.

Dengan adanya bantuan ventilator ini Khofifah berharap tingkat kesembuhan Covid-19 di Jatim semakin meningkat, dan sebaliknya tingkat kematiannya bisa semakin menurun. Dimana tingkat kesembuhan di Jatim per Rabu (16/9) total berjumlah 31.585 orang atau 80,61 persen.

“Alhamdulillah ini semua berkat kerja bersama dari seluruh elemen baik dokter, perawat, para tenaga kesehatan, aparat TNI/Polri, masyarakat, termasuk awak media, kalangan pendidikan dan dunia usaha atau yang disebut dengan pentahelix. Ini jadi satu kesatuan kita dalam menguatkan proses pelayanan penanganan Covid-19,” terangnya.

Bantuan ventilator ini diperuntukkan bagi Rumah sakit yang memiliki Ruang Isolasi, Ruang tekanan negatif dan ICU yang belum dilengkapi dengan Ventilator. Pembagian ventilator dilaksanakan secara bertahap sesuai Wilayah/ Bakorwil untuk sekitar 101 Rumah Sakit Rujukan Covid yg sudah mengajukan.

“Insya Allah dalam seminggu ini setiap hari kita akan mendistribusikan ventilator ke kab/kota sesuai titik-titik yang paling membutuhkan sesuai surat permohonan yang telah kami terima. Ini menjadi upaya kita untuk memaksimalkan pelayanan kuratif bagi pasien Covid-19 supaya mereka terlayani dengan baik di rumah-rumah sakit rujukan,” kata Khofifah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Herlin Ferliana, M.Kes menjelaskan bahwa Kriteria RS yang mendapatkan bantuan ventilator antara lain, memiliki SDM yang mampu mengoperasionalkan seperti Dokter spesialis Anastesi dan perawat anastesi, kepemilikan/ratio Ventilator dibanding jumlah tempat tidur Isolasi, Ketersediaan Ruangan dan Jumlah pasien Covid yang dirawat.

Selain ventilator, dalam acara ini juga diserahkan bantuan berupa 16.000 masker kepada Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana. Serta, penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan BUMDes.

Penyerahan bantuan 16.000 masker kepada Korkab PKH, TKSK dan Tagana dan pendamping desa menurut Khofifah ini menjadi bagian komprehensif dan stimulan bagi semua pihak untuk bersama-sama saling mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker.

Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama terus memberikan edukasi  kepada masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan. Hal ini penting sebagai salah satu upaya efektif untuk mencegah penularan Covid-19.