Khofifah Bagikan Ventilator kepada 3 RS di Madura

2020-09-18 09:02:51 || Sudah dibaca sebanyak : 57X

Optimalkan Penanganan COVID-19 di Madura, Gubernur Khofifah Bagikan  Ventilator

kepada 3 Rumah Sakit

Pamekasan, 14 September 2020

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa beserta jajarannya terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas pelayanan pasien COVID-19 di Jawa Timur. Salah satunya dengan cara membagikan bantuan ventilator sebanyak 210 buah dari United States Agency for International Development (USAID) melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kepada Rumah Sakit Rujukan COVID di Jawa Timur. Kali ini, Gubernur membagikan enam buah ventilator kepada tiga rumah sakit yang berada di Madura, antara lain RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan, RSUD dr. Mohammad Zyn Kab. Sampang, dan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, di Kantor Bakorwil Pamekasan, Senin (14/9).

 

Dengan adanya bantuan ventilator ini Khofifah berharap tingkat kesembuhan Covid-19 di Jatim semakin meningkat, dan sebaliknya tingkat kematiannya bisa semakin menurun. Dimana tingkat kesembuhan di Jatim per Senin (14/9) total berjumlah 30.905 orang atau 80,42 persen.

 

“Alhamdulillah ini semua berkat kerja bersama dari seluruh elemen baik dokter, perawat, para tenaga kesehatan, aparat TNI/Polri, masyarakat, termasuk awak media, kalangan pendidikan dan dunia usaha atau yang disebut dengan pentahelix. Ini jadi satu kesatuan kita dalam menguatkan proses pelayanan penanganan Covid-19,” terangnya.

 

Bantuan ventilator ini diperuntukkan bagi Rumah sakit yang memiliki Ruang Isolasi, Ruang tekanan negatif dan ICU yang belum dilengkapi dengan Ventilator. Pembagian ventilator dilaksanakan secara bertahap sesuai Wilayah/ Bakorwil untuk sekitar 101 Rumah Sakit Rujukan Covid yg sudah mengajukan.

 

“Insya Allah dalam seminggu ini setiap hari kita akan mendistribusikan ventilator ke kab/kota sesuai titik-titik yang paling membutuhkan sesuai surat permohonan yang telah kami terima. Ini menjadi upaya kita untuk memaksimalkan pelayanan kuratif bagi pasien Covid-19 supaya mereka terlayani dengan baik di rumah-rumah sakit rujukan,” kata Khofifah.

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Herlin Ferliana, M.Kes menjelaskan bahwa Kriteria RS yang mendapatkan bantuan ventilator antara lain, memiliki SDM yang mampu mengoperasionalkan seperti Dokter spesialis Anastesi dan perawat anastesi, kepemilikan/ratio Ventilator dibanding jumlah tempat tidur Isolasi, Ketersediaan Ruangan dan Jumlah pasien Covid yang dirawat.

 

Selain ventilator, dalam acara ini juga diserahkan bantuan berupa 8.000 masker kepada Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Tagana. Serta, penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) dan BUMDes.

Terkait bantuan 8.000 masker kepada Korkab PKH, TKSK dan Tagana serta pendamping desa menurut Khofifah ini menjadi bagian komprehensif dan stimulan bagi semua pihak untuk bersama-sama saling mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan terutama memakai masker.

 

Untuk itu ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama terus memberikan edukasi  kepada masyarakat pentingnya penggunaan masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan. Hal ini penting sebagai salah satu upaya efektif untuk mencegah penularan Covid-19.