GIZI DAN KECERDASAN

2015-02-27 04:46:21 || Sudah dibaca sebanyak : 743X

GIZI DAN KECERDASAN

( Dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional )

Anak cerdas merupakan dambaan setiap orang tua yang nantinya akan dibanggakan kelak. Anak cerdas tidak lahir begitu saja namun harus “menciptakannya” dengan membantu proses tumbuh kembang mulai dari dinyatakan positif hamil sampai umur 2 tahun pertama. Pada saat itulah perkembangan dan pertumbuhan otak sangat pesat dengan memenuhi kebutuhan zat gizi untuk perkembangan otak secara tepat. Ibu hamil harus memperhatikan asupan gizi yang masuk sehingga harus terpenuhi. Masa dalam kandungan  harus benar dipastikan terpenuhi semua zat gizinya baik makro maupun mikro. Usia janin hingga 2 tahun pertama merupakan periode emas untuk tumbuh kembangnya. Artinya apabila terjadi kegagalan pemenuhan gizi pada periode umur hingga 2 tahun ini maka tumbuh kembang anak juga tidak akan optimal.

Kecerdasan adalah kemampuan seseorang untuk menggabungkan informasi yang didapat, serta kemampuan menyesuaikan diri dengan situasi secara cepat dan efektif. Kecerdasan erat hubungannya dengan kemampuan berfikir. Kecerdasan merupakan salah satu fase dari hasil perkembangan otak. Yang perlu diingat, kecerdasan merupakan proses panjang dan berkesinambungan. Karena itulah setiap orang tua harus memberi makanan dengan gizi seimbang dan beragam.

Untuk mendapatkan kecerdasan anak yang optimal sebaiknya setiap orang tua memperhatikan kecukupan zat gizi anak, lingkungan yang nyaman, sehat, dan harmonis. Selain itu memberikan stimulasi seimbang mengasah kecerdasan anak. Berikut ini merupakan makanan yang dapat memicu kecerdasan pada anak :

Ikan salmon mengandung lemak omega 3 dan asam eikosapentanoat ( EPA ) untuk perkembangan otak serta fungsi otak.
Telur kaya akan kandungan protein. Kuning telur mengandung kolin merupakan salah satu senyawa untuk perkembangan otak.
Selai kacang kaya kan kandungan vitamin E untuk pembentukan antioksidan dan pelindung membran sel saraf.
Gandum sumber glukosa dan sumber vitamin B
Oat sangat baik untuk menu sarapan karena kandungan energi tinggi.
Buah-buahan jenis beri ( strawberry, blueberry, redberry ) kaya akan kandungan antioksidan, vitamin c dan asam lemak omega 3
Kacang-kacangan tinggi kandunagn serat, vitamin dan mineral.
Sayuran sangat tinggi kandungan antioksidan, aneka jenis vitamin, dan mineral yang berfungsi menjaga sistem imun agar sel otak kuat dan berkembang secara optimal.

Susu dan yoghurt kaya kandungan protein, dan vitamin B
Daging tanpa lemak mengandung zat besi yang membantu kemampuan anak, kosentrasi dan meningkatkan daya ingat anak.

Apabila makanan tidak mengandung zat gizi yang dibutuhkan dan keadaan ini berlangsung lama akan menyebabkan perubahan metabolisme otak. Berakibat akan terjadi ketidakmampuan / tidak normal pada otak. Kekurangan gizi menyebabkan pertumbuhan badan terganggu, badan lebih kecil diikuti dengan ukuran otak juga kecil sehingga dapat berpengaruh pada kecerdasan anak.

Memperhatikan pemberian nutrisi pada anak sangat diutamakan. Sebab jumlah nutrisi yang tepat, membuat fisik anak tumbuh jauh lebih baik, menghindarkan mereka daeri resiko penyakit yang timbul. Untuk memperoleh jumlah jutrisi yang tepat, anak harus mengkonsumsi beragam jenis makanan. Perlu diperhatikan bahwa selera makan akan menurun dan anak akan lebih memilih jenis makanannya. Peningkatan berat badan tidak akan menjadi masalah apabila diimbangi dengan aktivitas sesuai. Bila tidak diperbolehkan makan yang manis maka tawarkan dengan beragam jenis makanan.

Dalam rangka memperingati hari gizi nasional tahun 2015, Dinas kesehatan Provinsi Jawa timur mengadakan seminar sehari yang diselenggarakan di atrium maspion square surabaya pada tanggal 5 februari 2015. Berikut ini dokumentasinya..

LAKIP


CACAK