Dinkes Pemprov Jatim Sukseskan Pekan ASI Se-Dunia

2013-08-22 02:17:27 || Sudah dibaca sebanyak : 860X

Surabaya, 20, 08, 2013. Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mensukseskan pekan ASI se-dunia yang di selenggarakan di Mall City of Tomorrow (CITO) Surabaya. Acara tersebut dikemas dengan talk show pentingnya ASI eksklusif bagi kesehatan bayi dengan tema global yang diangkat adalah Breastfeeding Support: Close to Mother. Acara ini dihadiri oleh 500 (lima ratus) peserta lebih terdiri dari perwakilan kader dari berbagai wilayah di Jawa Timur dan para ibu menyusui yg dating dari berbagai wilayah di sekitar Surabaya dan Sidoarjo.


Tujuan diselenggarakannya acara tersebut untuk
meningkatkan cakupan pemberian ASI secara eksklusif pada bayi umur 0– 6 bulan dalam rangka mendukung upaya pencapaian target tahun 2013. Di Provinsi Jawa Timur dalam indikator kinerja upaya perbaikan gizi masyarakat tahun 2010-2014 disebutkan bahwa target cakupan pemberian ASI secara eksklusif tahun 2011 adalah sebesar 67%. Berdasarkan laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota tahun 2013 diketahui bahwa cakupan pemberian ASI secara eksklusif tahun 2013 adalah sebesar 68,3% dari target sebesar 75%. Dengan menyelenggarakan program ini diharapkan target ini berhasil.

Meskipun acara dimulai sejak jam 11:00 tapi peserta sudah menenuhi tempat acara sejak jam 09:00. Hal ini menandakan antusiasme para peserta untuk mensukseskan acara tersebut. Saat pra acara peserta dihibur dengan berbagai kegiatan, salah satunya door prize dari panitia dengan syarat bisa menjawab pertanyaan seputar ASI eksklusif. Baru pada Jam 11: 00
acara tersebut dibuka dengan sambutan oleh dr. Harsono, Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Saya menyampaikan banyak terimakasih pada semua pihak yang turut serta mensukseskan kegiatan ini. Sebenarnya peringatan pekan ASI se-dunia ini dilaksanakan satu minggu pada bulan Agustus. Tapi, karena berbarengan dengan hari raya Idul Fitri maka penyelenggaraannya ditunda hingga hari ini,” tutur Dr. Suharsono dalam sambutannya.


Selesai sambutan dilanjutkan
dengan peresmian acara yang diresmikan oleh Budhe Nina Soekarwo selaku Ketua TP-PKK Prov. Jatim. Sebelum meresmikan beliau juga menyampaikan banyak terimakasih pada semua pihak yang telah turut serta mensukseskan acara ini.

“Saya sangat mengapresiasi bagi ibu yang menyusui. Sebab, ASI sangat berharga bayi bayi. Kami sangat mendukung sekali pemberian ASI eksklusif yaitu selama 6 bulan tanpa makanan lain. Sebab, banyak sekali manfaat yang didapat. Diantaranya, ASI eksklusif makanan yang paling sempurna bagi bayi, di dalamnya terkandung zat gizi yang tidak bisa dibuat oleh pabrik manapun. Selain itu, dengan ASI eksklusif bayi akan tumbuh cerdas dan tahan terhadap berbagai macam penyakit,” kata Budhe Karwo sebelum meresmikan.


Setelah peresmian dilanjutkan dengan  talk show yang diisi oleh Budhe Karwo, Dr Rizal selaku peneliti kesehatan bayi, dan ibu Diah ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (
AIMI). Saat  talk show berlangsung para peserta yang semuanya kaum ibu sangat antusias mengikuti pemaparan para pemateri  sehingga tak terasa talk show sudah mau berakhir. Namun, para peserta tak mensia-siakan kesempatan ini dengan berebut untuk bertanya pada ketiga pemateri tersebut.

Setelah talk show, dilanjutkan dengan lomba celemek menyusui. Pada moment ini, para finalis lomba menunjukan kemampuan terbaiknya untuk menjadi yang terbaik. Sehingga, acara ini tetap menarik perhatian para peserta serta pengunjung Mall yang rela berdiri.  Saat ini pula, Budhe Soekarwo dalam wawancara eksklusif menuturkan “Saya sangat berharap adanya ruang laktasi untuk ibu menyusui dimanapun. Tidak hanya di instansi pemerintah maupun swasta, tapi juga di Mall dan tempat-tempat yang lain bahkan di desa-desa,”

“Sebab, manfaat menyusui banyak sekali. Diantaranya hubungan emosional antara orang tua dan anak semakin dekat dan badan bisa langsing kembali,” tambahnya dengan senyuman ramah. Setelah itu ada kegiatan m
emasak menu sehat untuk ibu menyusui bersama Master Chef Ken.

LAKIP


CACAK